Berdiskusi Dengan Buku ‘Backpacking Hemat ke Australia’

22 02 2010

By Jeremy Gemarista

“Saran saya untuk backpacking ke luar negeri, terbanglah!”

-Elok Dyah Messwati-

Hari Minggu pukul 2 siang pada tanggal 21 Februari 2010, bertempat di toko buku Leksika Pasaraya Manggarai, Jakarta.

Elok Dyah Messwati, yang juga dikenal lewat Facebook groupnya “Backpacker Dunia” mengadakan sebuah acara Talk Show dan Bedah Buku: ‘Backpacking Hemat ke Australia’. Buku yang baru saja ia terbitkan melalui jalur penerbitan independen.

Di tengah mulai ramainya buku mengenai backpacker yang bermunculan. Buku “Backpacking Hemat ke Australia”, tergolong unik dan menawarkan hal yang berbeda. Australia secara umum masih kalah terkenal sebagai tujuan destinasi para backpacker apabila dibandingkan dengan beberapa negara. Sebut saja Thailand, Vietnam, Singapore, dan Hong Kong untuk kawasan Asia. Maupun Spanyol, Italia, dan Perancis untuk tujuan backpacking ke Eropa.

Mbak Elok, di kesempatan tersebut banyak bercerita tentang kisah – kisah unik ketika dia melakukan backpacking ke Australia. Mulai dari pertemuan dia dengan berbagai orang yang menarik di negeri Kanguru tersebut. Sampai keinginannya untuk menyambangi kembali Australia dan mendatangi beberapa tempat yang belum sempat ia kunjungi.

Tahukah juga teman – teman kalau ternyata Es Teler 77 juga buka cabang di Australia?

Ruang kecil yang dipergunakan di dalam toko buku tersebut pun terasa hangat. Karena Mbak Elok memberikan kesempatan pada audiens yang hadir untuk bertanya apapun mengenai backpacking ke luar negeri.

Mulai dari pertanyaan yang umum seperti jalur – jalur yang direkomendasikan untuk beberapa tujuan backpacking luar negeri. Sampai tentang bagaimana mengurus visa ke negara – negara yang terkenal sulit proses pengurusan visanya.

Di dalam diskusi tersebut, ada satu saran penting yang ditawarkan oleh Mbak Elok kepada teman – teman yang berencana untuk melakukan perjalanan backpacking ke luar negeri. “Saran saya untuk backpacking ke luar negeri, terbanglah!”.

Dengan harga tiket pesawat terbang yang semakin murah, maka bus dan kereta bukan lagi pilihan yang ideal untuk menuju ke berbagai tempat di luar negeri. Apalagi ketika perjalanan kita terkendala dengan sempitnya waktu yang dimiliki.

Dia juga menceritakan berbagai tips tentang bagaimana mendapatkan tiket dengan harga NOL rupiah dan cara menemukan penginapan gratis.

Pukul 5 sore, sepertinya sudah cukup banyak cerita yang telah diceritakan oleh Mbak Elok. Pertanyaan para audiens pun sudah terjawab dengan memuaskan. Maka tibalah masa bagi kita untuk mengakhiri diskusi dan bedah buku yang menyenangkan ini. Dengan foto bersama terlebih dahulu tentunya🙂


Aksi

Information

6 responses

28 02 2010
nonadita

Wah saya belum membaca bukunya😀 Sepertinya menarik..

4 03 2010
alice pngen gituan

iya x

28 02 2010
Jeremy

Waahh… baca dong.. jarang2x loh ada info backpacking ke Australia

2 03 2010
Iqbal

jer, jgn galak2, digigit dita loh…=p

7 03 2010
falis

Wah Bukunya DL dimana ni…mau Baca donk….^^

28 04 2010
si petualang ransel

wah mantaps nih blog…. nge-link ya keblog ane ya..

kalo tips cari tiket ma penginapan gratiss…mantaps itu mbak….gw banget tuh…
ane nampang page one ya gan…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: